Ekosistem
1. Apa itu ekosistem?
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik yang tak terpisahkan antara makhluk hidup dan lingkungannya.
Ekosistem merupakan suatu tatanan kesatuan yang secara utuh dan menyeluruh anatara segenap unit dan komponen penyusun unsur kehidupan yang saling mempengaruhi.Ekosistem merupakan manifestasi dari gabungan setiap unit biosistem. Ekosistem melibatkan interaksi hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan fisik sehingga aliran energi yang ada di dalamnya menuju pada suatu titik siklus materi antara organisme dan anorganisme.
Matahari sebagai sumber energi dari segala sumber energi, berperan sangat penting dalam perkembangan lingkungan fisik suatu ekosistem.
Di dalam kehidupan, ekosistem tidak akan terlepas dari adanya keseimbangan di dalam interaksi timbal balik yang terjadi di dalamnya.
Komponen ekositem teridiri dari komponen biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotik (benda mati).
2. Apa itu komponen biotik?
Komponen biotik pada suatu ekosistem merupakan makhluk hidup, pada dasarnya ekosistem tdak akan pernah terbentuk bila tidak terdapat makhluk hidup itu sendiri. Berdasarkan tingkatannya, komponen biotik dibedakan menjadi 3, yaitu:
· Individu adalah makhluk hidup tunggal. Contohnya seperti seekor sapi, seorang manusia, dan satu pohon mangga.
· Populasi merupakan kelompok individu dari jenis (spesies) yang sama yang menempati suatu tempat tertentu. Contohnya seperti sekumpulan sapi, sekumpulan manusia, dan sekumpulan pohon mangga.
· Komunitas adalah gabungan dari berbagai macam populasi yang menempati habitat tertentu untuk saling berinteraksi.
· Biosfer adalah kumpulan atau gabungan dari berbagai macam ekosistem. Biosfer mencakup semua lapisan bumi.
3. Apa itu komponen abiotik?
Komponen abiotik adalah komponen penyusun ekositem berupa benda mati. Dengan kata lain komponen abiotik adalah komponen yang terdiri dari benda-benda yang bukan berasal dari makhluk hidup. Berikur ini adalah beberapa contoh komponen abiotik:
· Suhu
· Air
· Batu
· Garam
· Tanah
· Udara
· Kelembapan
· Sinar matahari
· Sulfur
· Oksigen
· Fosfor
4. Apa itu suksesi?
Suksesi adalah serangkaian perubahan ekosistem sampai terbentuk ekosistem klimaks. Perubahan akan terus terjadi dan akan berakhir setelah terjadinya keseimbangan ekosistem sehingga terbentuk ekosistem klimaks. Berdasarkan proses terbentuknya, terdapat dua macam suksesi.
· Suksesi primer merupakan suksesi yang terjadi ketika komunitas asal hilang secara total sehingga ekosistem akan berubah total. Suksesi primer dimulai dengan pertumbuhan tumbuhan perintis. Selain kejadian alam, sukses primer dapat juga disebabkan oleh tindakan manusia, misalnya penambangan batu bara yang merusak ekosistem.
· Suksesi sekunder adalah suksesi yang tidak memerlukan waktu yang lama karena masih ada kehidupan awal. Contohnya seperti kebakaran hutan yang menyebabkan beberapa spesies di hutan mati, tetapi ada beberapa spesies yang masih dapat bertahan hidup.
5. Macam-macam Ekosistem
Secara umum ekosistem dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu ekosistem perairan (akuatik) dan ekosistem darat (terestrial). Adapun ekosistem akuatik dibedakan menjadi ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. Sedangkan ekosistem terestrial meliputi
· Bioma Gurun
· Bioma Padang Rumput
· Bioma Hutan Basah
· Bioma Hutan Gugur
· Bioma Taiga
· Bioma Tundra
Berdasarkan cara hidupnya organisme air tawar dibedakan menjadi 5 golongan diantaranya adalah plankton, nekton, Plankton, terdiri atas ftoplankton dan zooplankton.
6. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan
Dalam suatu ekosistem akan selalu terjadi perpindahan energi dan perubahan materi dari suatu bentuk ke bentuk lainnya.
Piramida ekologi merupakan truktur trofik yang menggambarkan hubungan dalam rantai makanan disebut. Piramida ekologi dapat dibedakan menjadi tiga jenis, diantaranya adalah piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.
7. Piramida jumlah
Apa itu piramida jumlah? Piramida jumlah adalah piramida yang menggambarkan jumlah pada tingkatan trofik rantai makanan dalam suatu ekologi,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar